Etika dalam
berinternet
Tidak ada
bedanya ketika kita berkomunikasi juga secara online di dunia maya (Berinternet).
Bagaimana kita akan dianggap, tipe orang seperti apakah kita, kredibilitas
kita, profesionalisme dan etika (akhlak) kita akan dinilai dengan bagaimana
kita berkomunikasi dengan orang line secara online.
Untuk itu, ada beberapa etika yang perlu diketahui ketika kita berkomunikasi dengan orang. Berikut ini adalah beberapa hal dasar yang perlu diketahui (Common Courtesies):
Untuk itu, ada beberapa etika yang perlu diketahui ketika kita berkomunikasi dengan orang. Berikut ini adalah beberapa hal dasar yang perlu diketahui (Common Courtesies):
- Jangan menulis dengan huruf
besar
Menulis dengan huruf besar sama dengan berteriak. Orang tidak suka berkomunikasi dengan orang yang berteriak-teriak, seolah-olah dia tidak mendengarkan. - Menahan diri dari menggunakan
huruf berwarna dan gambar/warna background.
Pilihan warna akan mempersulit pemrosesan email, dan bisa mengakibatkan sulit dibaca, sehingga isi yang ingin disampaikan tidak sampai. - Pada saat dimana kita perlu mengirimkan email ke beberapa orang atau group, gunakan fasilitas BCC (Blind Carbon Copy), sehingga email orang lain yang menerima email kita tidak bisa dilihat oleh penerima yang lain. Daftar email yang panjang di field Cc: menunjukkan bahwa si pengirim masih belajar ber-email atau tidak menghargai “privacy” orang lain.
- Untuk orang yang baru ber-email, ingat hal berikut:
- Jangan mem-forward “dumb joke”, “chain letter”, atau “unimportant email” tanpa permisi orang lain
- Mem-forward email bisa membuat penuh “mailbox” orang lain, menghabiskan “resources” orang lain, dan bisa menyebabkan email mental
- Mereka mungkin sudah pernah lihat email tsb dan tidak menyukainya
- Mem-forward “humorous email” bisa menyinggung perasaan orang atau merasa bosan dengan mendapatkan email yang sama dari seseorang yang baru belajar online
- Jangan pernah memberikan nomor telepon atau personal information
- Gunakan Internet untuk mencari informasi yang diperlukan. Gunakan search engine yang tepat
- Jangan gunakan “Return Receipt” untuk setiap email yang dikirim. Seolah-olah kita ingin tahu apakah mereka membuka email yang kita kirim
- Setiap orang masih belajar.
Internet berubah setiap hari, dan kita semua harus mempelajari perubahan yang ada - Kalau menerima “nasty” email, jangan langsung membalas
- Ingat bahwa email pribadi
adalah hak cipta si penulis.
Jika ingin memforward email pribadi, sempatkan meminta izin dari penulis - Selalu minimize atau kompress
file menjadi “zip” file dengan attachment.
Tidak semua orang mempunyai hi-speed internet access, dan tidak semua orang mempunyai kapasitas email yang tidak terbatas - Jangan memforward “virus warnings”.
http://zulkarnaen.wordpress.com/2008/02/20/etika-berinternet/
Yolenta
Flonsari
1EB25
27212851
Tidak ada komentar:
Posting Komentar